Penyebar Video Porno ASN di Purwakarta Terancam 6 Tahun Bui

Rostika 13 12 19 Indep News
Penyebar Video Porno ASN di Purwakarta Terancam 6 Tahun Bui

(Tribun Jabar/Mega Nugrah)   


Bhayangkarajabar.id - Pelaku sekaligus penyebar video porno berseragam Aparatur Sipil Negara (ASN) di Purwakarta RIA didakwa pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Hal itu terungkap dalam sidang kasus penyebaran video asusila berseragam ASN Purwakarta di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Kamis (12/12/2019). Sidang yang dipimpin Suwanto beragendakan pembacaan dakwaan berlangsung di ruang anak dan tertutup.

Dalam dakwaanya JPU Kejati Jabar Cucu menyebutkan, terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

"Perbuatan itu dilakukan terdakwa sekitar Agustus 2019  pukul 20.00 WIB bertempat di Gang Saledri RW 02, RT 10,  Sindangkasih Purwakarta," katanya.

Ia menjelaskan, perbuatan terdakwa terungkap pada 14 September saat saksi Ricky Adityansay dan Revi Ahman Kuswandi melakukan patroli cyber  di media sosial, dan menemakan akun twitter dengan id @hijabbondage yang memuat video yang memiliki muatan keasusilaan dengan judul 'Ritual Sehabis Dijemput' dimana video tersebut memuat hubungan suami istri dalam kendaraan roda empat dengan memakai seragam ASN.

Selain dimuat di akun @hijabbondage, video tersebut juga dimuat dibeberapa akun lainnya, seperti @Posmalam, @Elga_sex, @Om Samsons. Kemudian saksi Eicky dan Revi melakukan penelusuran profiling dan hasilnya ditemukan pemeran perempuan merupakan salah satu guru honorer RJ di salah satu sekolah swasta di Purwakarta.

"Kemudian kedua saksi melakukan  penyelidikan dan penyidikan, dan diketahui jika adegan tersebut dilakukan bareng terdakwa," ujarnya.

Dari hasil penyidikan diketahui jika adegan tersebut direkam oleh terdakwa dan disimpan dalam ponselnya kemudian dipindahkan ke googledrive. Kemudian sekitar Agustus 2018 terdakwa masuk ke akun facebooknya dan mencari grup 'WA Video Bokep'.

Kemudian masuk ke dalam tautan tersebut dengan menggunakan nama lain namun terdakwa lupa ,namun mengandung unsur berbagi video 18+, dan dalam grup tetsebut merupakan tempat berbagi sarana foto dan video porno.

"Dua hari kemudian terdakaa membagikan foto dan video adegan suami istri terdakwa dengan RJ ke dalam grup tersebut," ujarnya.

Bahwa perbuatan terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, perbuatan dilakukan terdakwa sehingga dapat ditonton atau dilihat orang lain atau publik, dan video asusila tersebut telah tersebar setidaknya di 26 akun berbeda, di antaranya @miguwi_w, @cutenaughtic, dan @homesimsons.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI No 19 Tahun  2016 tentang perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. (SDK)

Related Post

    Article not found!

Comment