Baru saja Dianugerahi Sebagai Kota Peduli HAM, Pemerintah Kota Bandung Gusur Paksa Warga Kelurahan Tamansari

Rostika 13 12 19 Indep News
Baru saja Dianugerahi Sebagai Kota Peduli HAM, Pemerintah Kota Bandung Gusur Paksa Warga Kelurahan Tamansari

ARIF HIDAYAH/PR 


Bhayangkarajabar.id - Belum hilang dalam ingatan pada Selasa, 10 Desember 2019, Pemerintah Kota Bandung menerima penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2018.

Namun, baru saja menerima penghargaan, Pemkot Bandung mengirim pasukan Satpol Pamong Praja untuk menggusur paksa lahan perumahan RW 11 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Peghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia ini, memberikan pertanyaan besar bagi warga Bandung atas sikap Pemerintah Kota Bandung.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung telah memenangkan gugatan atas polemik penolakan pembangunan rumah deret dijalan Tamansari di Mahkamah Agung (MA).

Ratusan personel Satpol PP Kota Bandung melakukan pembongkaran secara paksa terhadap sejumlah rumah warga pada 12 Desember 2019.

Karena pembongkaran mendapatkan perlawanan dari warga sekitar, bentrokan antara warga dan Satpol PP pun pecah.

Akibat bentrokan yang terjadi, satuan Aparat Kepolisian turun untuk mengamankan proses penggusuran. Namun, suasana malah semakin memanas.

Menurut warga yang melihat kejadian, polisi bukannya memberikan keamanan publik tapi malah membuat suasana semakin mencekam dengan memukuli warga yang protes.

Dalam video yang dibagikan di media sosial Twitter dalam durasi 28 detik ini oleh @Fitry98427690, terlihat aparat melakukan tidak pemukulan pada warga yang berhamburan lari menyelamatkan diri ke area Balubur Town Square.

Penggusuran itu juga dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1999 mengenai Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Negara yang harusnya menjamin hak hidup yang layak bagi warganya justru malah menggerogoti dengan segala bentuk kuasa dan arogansi aparatnya.

LBH Kota Bandung bersama warga dan massa pun menggelar aksi solidaritas, mengecam aksi penggusuran paksa yang tidak sesuai dengan aturan dan menuntut segera dihentikannya proses penggusuran.

Selain itu LBH juga menuntut agar penghargaan kota Bandung sebagai Kota peduli HAM untuk dicopot.

Dikutip dari situs resmi Humas Kota Bandung, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Rasdian Setiadi mengungkapkan bahwa kedatangan petugas Satpol PP ke lokasi tersebut unutuk mengamankan aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung.

Rasdian berpesan agar para petugas untuk tetap bertindak persuasif dalam proses pengaman eksekusi tersebut.


(pikiran-rakyat.com)

Related Post

    Article not found!

Comment