UPDATE KECELAKAAN CIPULARANG - 4 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang Teridentifikasi, Tangisan Keluarga Mereka pun Pecah

Malda 12 9 19 Breaking News
UPDATE KECELAKAAN CIPULARANG - 4 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang Teridentifikasi, Tangisan Keluarga Mereka pun Pecah

Bhayangkarajabar.id - UPDATE KECELAKAAN CIPULARANG - 4 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang Teridentifikasi, Tangisan Keluarga Mereka pun Pecah Setelah lebih dari sepekan, akhirnya, identitas empat jenazah korban kecelakaan maut di Tol  Cipularang bisa teridentifikasi.

Identifikasi empat jenazah korban kecelakaan maut di Tol Cipularang itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Rabu (11/9/2019) malam.

Diketahui, tabrakan beruntun terjadi di Tol Cipularang pada Senin (2/9/2019). Kecelakaan maut itu merenggut 8 nyawa.

Empat jenazah yang teridentifikasi itu adalah Umayah Ulfah (25) warga Bekasi Utara, Nailisma (22) warga Bogor, Jawa Barat, Lela Yuliantika (40) warga Bandung, Jawa Barat, dan Khansa Atira (24) warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat.


Serah terima jenazah kepada pihak keluarga korban langsung dilaksanakan di depan Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati pada Kamis (12/9/2019) siang.

Satu per satu keluarga korban menerima dokumen hasil pemeriksaan oleh pihak rumah sakit.


Pantauan Kompas.com di lokasi, tangis haru keluarga korban pecah saat jenazah hendak dimasukkan ke mobil jenazah.

"Kita serahkan empat jenazah ini kepada keluarga. Kita doakan keempatnya agar khusnus khatimah. Keempatnya ini baik, semoga mendapat tempat yang baik di sana," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes Rusdianto di lokasi, Kamis.

Usai diserahkan kepada keluarga, keempat jenazah langsung dibawa ke rumah duka masing-masing untuk disemayamkan.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di kilometer 91+200 Tol Purbaleunyi segmen Cipularang, Senin pekan lalu.

Kecelakaan melibatkan 20 kendaraan dan mengakibatkan 8 orang meninggal dunia. Puluhan pengendara lainnya mengalami luka-luka.

Polisi juga telah menetapkan dua tersangka yaitu S dan DH. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka karena dinilai lalai sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia dan terdapat kerugian materil.

Status hukum DH gugur karena ia meninggal dunia.


(Tribunjabar.id)

Related Post

Comment